Tuhan diKandung dari Roh Kudus (1:20) Mengapa Ketika diBaptis Turun Roh Kudus Lagi?
Matius 1:20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus
Matius 3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya
Sebelum Roh Allah turun ke atas-Nya, Tuhan Yesus dilahirkan dari Roh Kudus (Luk. 1:35). Ini membuktikan bahwa pada saat Dia dibaptis, Dia sudah memiliki Roh Allah dalam diri-Nya. Roh itu ada dalam diri-Nya untuk kelahiran-Nya. Kini untuk ministri-Nya, Roh Allah turun ke atas-Nya. Ini adalah penggenapan Yes. 61:1, 42:1; dan Mzm. 45:8, dan dilaksanakan untuk mengurapi Raja baru dan memperkenalkan-Nya kepada manusia.
Mat. 1:18 dan 20 memberi tahu kita bahwa Maria "mengandung dari Roh Kudus", dan bahwa "anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus". Ini menunjukkan bahwa esens ilahi yang berasal dari Roh Kudus ini telah terkandung dalam rahim Maria sebelum dia melahirkan bayi Yesus. Terkandungnya Roh Kudus dalam anak dara manusia, yang digenapkan dengan esens ilahi dan insani, menyusun suatu pembauran antara sifat ilahi dengan sifat insani, menghasilkan seorang manusia-Allah, yaitu seorang yang adalah Allah yang lengkap juga manusia yang sempurna, memiliki sifat ilahi dan sifat insani secara nyata, tetapi tidak menghasilkan sifat ketiga. Inilah persona Yesus yang paling ajaib dan paling unggul, yaitu Yehova Penyelamat.
Terkandungnya Yohanes Pembaptis sama sekali berbeda dengan esensnya dengan terkandungnya Yesus Penyelamat. Terkandungnya Yohanes Pembaptis adalah mujizat Allah, digenapkan dengan esens manusia yang telah lanjut usia, hanya dengan kuasa ilahi tanpa menghasilkan manusia yang dipenuhi Roh Allah (ay. 15) tetapi tidak memiliki sifat Allah. Terkandungnya Penyelamat merupakan inkarnasi Allah (Yoh. 1:14), tidak hanya tersusun dari kuasa ilahi tetapi juga esens ilahi yang ditambahkan kepada esens insani, dengan demikian menghasilkan manusia-Allah yang memiliki dua sifat – ilahi dan insani. Melalui hal ini, Allah menyatukan diri-Nya dengan keinsanian agar Dia dapat dinyatakan dalam daging (1Tim. 3:16) dan dapat menjadi Manusia-Penyelamat (2:11)
Rabu, 03 Juni 2015
Minggu, 31 Mei 2015
Saya tidak butuh asuransi
Saya Tidak Butuh Asuransi
Benarkah Anda tidak butuh asuransi?
Okelah saya hargai pendapat Anda!
Ouuups.....!
Jangan pergi dulu....
Mari kita renungkan kenyataan di bawah ini!
Okelah saya hargai pendapat Anda!
Ouuups.....!
Jangan pergi dulu....
Mari kita renungkan kenyataan di bawah ini!
- Bagaimana Pemerintah mengasuransikan semua PNS di ASKES dan menyiapkan dana pensiunnya di TASPEN?
- Bagaimana semua BANK mengasuransikan semua orang yang mengajukan kredit di BANK tersebut?
- Bagaimana setiap perusahaan pembiayaan maupun bank juga mengasuransikan setiap jaminannya?
- Rumah diasuransikan kebakaran, mobil diasuransikan all Risk, dan lainnya!
- Bahkan sampai urusan ibadah, contoh mau naik Haji semua calon jamaah juga diasuransikan.
Pertanyaannya;
- Apakah Pemerintah dan semua perusahaan tidak punya UANG untuk biaya kesehatan pegawai dan karyawannya, sehingga Pemerintah dan para pemilik perusahaan harus mengikutkan pegawai dan karyawannya asuransi, yakni ASKES dan JAMSOSTEK.?
- Apakah perusahaan leasing dan BANK yakin bahwa setiap rumah yang dijaminkan PASTI TERBAKAR hingga harus diasuransikan, atau setiap MOBIL PASTI HILANG hingga semua mobil yang dalam masa jaminana harus diasuransikan ?
- Apakah Pemerintah dalam hal ini Departement Agama Juga yakin bahwa para jamaah HAJI semua akan mengalami resiko meninggal saat menjalankan ibadah HAJI di Mekah?
Masihkah kita berpikir bahwa, "Saya tidak butuh asuransi?"
INGAT!
Asuransi itu untuk "MENCIPTAKAN RASA AMAN DAN NYAMAN"
Inilah hakikat fungsi asuransi, aman dan nyaman bagi semua pihak yang terlibat.
Coba Anda tanyakan ke beberapa pemilik usaha / pengusaha yang telah mengasuransikan karyawannya, apakah hal ini benar?
Saya saat ini mengasuransikan DIRI dan KELUARGA SAYA bukan karena saya ingin SAKIT dan juga bukan berarti saya ingin MATI BESOK.
- Saya ingin, jika saya sakit, SAYA TIDAK PERLU MENJUAL ASSET yang dengan susah payah saya kumpulkan sejak lama, namun ASURANSI-lah yang akan membiayai perawatan saya.
- Dan saya mau, jika YANG KUASA memanggil saya, ISTRI dan ANAK-ANAK SAYA tetap memiliki KEHIDUPAN TERBAIKNYA.
- Saya juga ingin di hari tua, yakni MASA PENSIUN saya tetap hidup SEJAHTERA seperti keadaan saya saat masih mampu bekerja, karena saya mempunyai DANA PENSIUN yang cukup.
- Saya juga ingin bisa memberikan pendidikan terbaik anak-anak saya dengan menyekolahkan anak saya sesuai IMPIAN anak-anak saya kelak.
Pernahkah kita mengalami, menyaksikan, mendengar atau membaca berita ketika ada salah satu anggota keluarga ada yang sakit (kritis) harus rela MENJUAL RUMAH SATU-SATUNYA hanya untuk biaya berobat. Dan ketika yang terjadi resiko seperti ini Kepala Rumah Tangga - MENINGGAL DUNIA, maka istrinya TERPAKSA mencari KERJA untuk menafkahi anak-anaknya yang masih kecil-kecil.Silakan simak Video berikut ini :
Telitilah Asuransi yang akan dibeli!
Belilah Asuransi pada Konsultan yang tepat yang mengerti berapa asuransi yang mesti Anda miliki!
Sehingga Asuransi yang Anda miliki BUKAN ASURANSI YANG BANGKRUT!
Saya hadir disini untuk memberikan pelayanan terbaik buat Anda dan Keluarga Anda!
AIA Financial ada untuk MELINDUNGI ANDA DAN KELUARGA TERCINTA
Kami Terpercaya dan Terbesar di Asia Pasifik.
"Sesungguhnya tidak ada PENOLAKAN, melainkan yang ada adalah PENUNDAAN"
"Sesungguhnya tidak ada PENOLAKAN, melainkan yang ada adalah PENUNDAAN"
"Sesungguhnya mereka yang MENUNDA-lah yang akan mengalami KERUGIAN bagi dirinya sendiri kelak, kita akan tetap MAJU dan semakin KUAT"
"Kalau anda tidak sukses dalam BISNIS anda, pasti ada yang salah pada DIRI SENDIRI yang perlu diperbaiki/dirubah"
"Dalam BISNIS tidak ada KEGAGALAN, yang ada adalah KESUKSESAN yang TERTUNDA"
Senin, 20 April 2015
Life's Brighter Under The Sun (#BrighterlifeID)
AS THE SUN SHINING ON THE WORLD
BE HEALTHY
BE WEALTHY
BE HAPPY
LOVE IS LIKE A SUN
HAS ITS INNER ENERGY SOURCE
THAT SHINES ON YOU
LIFE IS SO MUCH BRIGHTER
WHEN WE FOCUS ON WHAT TRULY MATTERS
THE SUN IS UP THE SKY IS BLUE
IT'S BEAUTIFUL AND SO ARE YOU
LIKE THE MOON I WILL FADE AWAY
BUT LIKE THE SUN I WILL RISE AGAIN!
THE SUN WON'T FALL
JUST BECAUSE YOU FAIL TODAY
BUT IT WILL RISE AGAIN
TO ACCOMPANY YOU REACH THE SUCCESS
BE HEALTHY
BE WEALTHY
BE HAPPY
LOVE IS LIKE A SUN
HAS ITS INNER ENERGY SOURCE
THAT SHINES ON YOU
LIFE IS SO MUCH BRIGHTER
WHEN WE FOCUS ON WHAT TRULY MATTERS
THE SUN IS UP THE SKY IS BLUE
IT'S BEAUTIFUL AND SO ARE YOU
LIKE THE MOON I WILL FADE AWAY
BUT LIKE THE SUN I WILL RISE AGAIN!
THE SUN WON'T FALL
JUST BECAUSE YOU FAIL TODAY
BUT IT WILL RISE AGAIN
TO ACCOMPANY YOU REACH THE SUCCESS
Minggu, 05 April 2015
"Belilah Asuransi Ketika Tidak Butuh" !!
"Asuransi adalah Bisnis Penolakan"
Tugas Agent: Mencari/ menemukan Penolakan.
Tugas Agent: Mecari yang tidak Mengerti/Menyadari.
Tugas Agent: Menemukan dan Menerima Penolakan dari calon Nasabah Sehingga mrk mau mempersiapkan dan membeli Asuransi ketika mrk belum membutuhkannya, dengan penuh Kesadaran."
Mario Teguh: "Asuransi adalah Uang Kecil membeli Uang Besar."
"Asuransi adalah Baik dan Diperlukan."
"Apabila anda tidak mengeluarkan uang kecil sekarang ini maka nantinya anda pasti harus mengeluarkan uang besar."
"Asuransi adalah Bisnis Penolakan"
Tugas Agent: Mencari/ menemukan Penolakan.
Tugas Agent: Mecari yang tidak Mengerti/Menyadari.
Tugas Agent: Menemukan dan Menerima Penolakan dari calon Nasabah Sehingga mrk mau mempersiapkan dan membeli Asuransi ketika mrk belum membutuhkannya, dengan penuh Kesadaran."
Mario Teguh: "Asuransi adalah Uang Kecil membeli Uang Besar."
"Asuransi adalah Baik dan Diperlukan."
"Apabila anda tidak mengeluarkan uang kecil sekarang ini maka nantinya anda pasti harus mengeluarkan uang besar."
Selasa, 31 Maret 2015
Rabu, 25 Maret 2015
Biografi Merry Riana, Sukses Asuransi
Biografi Merry Riana - Motivator Wanita Tersukses. Buku yang berjudul "Mimpi Sejuta Dolar" itulah sebuah judul buku inspiratif dan motivatif yang ditulis oleh Merry Riana seorang Entrepreneur wanita yang sukses di usia muda ia juga Seorang Speaker, Trainer dan menjadi Motivator Wanita No.1 di Asia. Merry Riana yang menjadi salah satu Enterpreneur dan Motivator wanita tersukses ini berasal dari Indonesia, Ia dilahirkan di pada tanggal 29 Mei 1980 di Jakarta, Merry Riana lahir dan tumbuh di Jakarta dalam sebuah keluarga sederhana. Orangtua Merry adalah seorang pebisnis dan ibu rumah tangga. Ia merupakan anak sulung dari 3 bersaudara. Perjalanan hidup Merry di Singapura berawal ketika terjadi kerusuhan besar di Jakarta tahun 1998. Cita-cita untuk kuliah di Jurusan Teknik Elektro Universitas Trisakti buyar karena kejadian tersebut. Ia kemudian memilih kuliah di Singapura untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ayah Merry memutuskan untuk mengirim anaknya belajar di luar negeri. Dan Singapura kala itu merupakan sebuah pilihan yang paling masuk akal karena jaraknya yang relatif dekat, lingkungan yang aman dan sistem pendidikannya yang bagus.
Merry mulai belajar di bangku kuliah di jurusan Electrical and Electronics Engineering (EEE) di Nanyang Technological University (NTU) pada tahun 1998. Merry mengaku jurusan ini menjadi jurusan paling masuk akal baginya saat itu. Merry bercita-cita menjadi seorang insinyur. Cita-citanya tersebut mungkin karena ingin membantu sang ayah dalam menjalankan bisnis. Tanpa persiapan yang memadai untuk kuliah di luar negeri, Merry sempat gagal dalam tes bahasa Inggris di Nanyang Technological University. Tanpa persiapan bekal dana yang memadai pula, Merry meminjam dana dari Pemerintah Singapura. Ia meminjam dana beasiswa dari Bank Pemerintah Singapura sebesar $40.000 dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja.
Dana tersebut sangatlah minim, karena setelah dihitung-hitung ia hanya mangantungi $10 selama seminggu.Untuk berhemat, Merry menyiasatinya dengan hanya makan mie instant di pagi hari,makan siang dengan 2 lembar roti tanpa selai, ikut seminar dan perkumpulan di malam hari demi makan gratis, bahkan untuk minumpun ia mengambil dari air keran/tap water di kampusnya. Hal itu berangsur hampir setiap hari di tahun pertamanya kuliah. Kehidupan yang sangat memprihatinkan tersebut mendorongnya untuk mencari penghasilan diluar. Dari mulai membagikan pamflet/brosur di jalan,menjadi penjaga toko bunga,dan menjadi pelayan Banquet di hotel.
Ketika menyadari hidupnya tak berubah meski sudah memasuki tahun kedua kuliah, Merry mulai membangun mimpi.
”Saya membuat resolusi ketika ulang tahun ke-20. Saya harus punya kebebasan finansial sebelum usia 30. Dengan kata lain, harus jadi orang sukses. The lowest point in my life membuat saya ingin mewujudkan mimpi tersebut,” ujar Merry.
Karena tak punya latar belakang pendidikan dan pengalaman bisnis, Merry mengumpulkan informasi dengan mengikuti berbagai seminar dan melibatkan diri dalam organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan dunia bisnis.
Tanpa pengalaman dan pengetahuan bisnis yang memadai, Merry terjun ke dalam dunia bisnis. Itu ia lakukan karena ia mengetahui bahwa memiliki pekerjaan biasa tidak cukup untuk memenuhi impiannya untuk sukses di usia 30 tahun. Ia mencoba berbagai peluang bisnis. Diapun mencoba peruntungan dengan bisnis pembuatan skripsi,bisnis MLM,mencoba bermain saham,yg semuanya berakhir dengan kegagalan. Merry juga mencoba praktik dengan terjun ke multi level marketing meski akhirnya rugi 200 dollar. Merry bahkan pernah kehilangan 10.000 dollar ketika memutar uangnya di bisnis saham. Mentalnya sempat jatuh meski dalam kondisi tersebut masih bisa menyelesaikan kuliah Sayang, Merry kehilangan semua investasinya dan terpuruk. Meski begitu, Merry kembali bangkit dan berusaha keras untuk menjadi entrepreneur. Merry mulai berusaha dari awal dengan belajar secara sungguh-sungguh tentang seluk beluk pasar. Setelah merasa siap, ia pun memutuskan untuk menekuni industri perencanaan keuangan. Merry berpikir itulah hal yang akan membuatnya mampu mewujudkan impiannya dalam waktu yang relatif singkat.
Tamat kuliah, barulah Merry mempersiapkan diri dengan matang. Belajar dari pengalaman para pengusaha sukses, dia memulai dari sektor penjualan di bidang jasa keuangan. Saat Merry memulai karier sebagai seorang penasihat keuangan, ia harus bergulat dengan sejumlah tantangan dan hambatan. Orang tuanya, dosen serta teman-temannya kurang setuju dengan keputusan Merry tersebut. Merry saat itu belum memiliki kemampuan berbahasa Mandarin padahal lebih dari separuh penduduk Singapura ialah etnis China. Sebagai seorang pendatang asing di sana, pengalaman dan relasi Merry sangat terbatas. Namun, satu alasan yang membuat Merry pantang menyerah ialah usianya yang masih muda dan masih lajang sehingga ia merasa lebih bebas dan lebih berani mengambil risiko. Tanpa merasa terlalu terbebani dengan kemungkinan gagal atau keharusan untuk berhasil, Merry lebih memilih untuk memfokuskan diri pada pengalaman dan pelajaran yang ia bisa dapatkan selama fase-fase awal kariernya. Tapi Merry sudah membulatkan tekad. Ia bekerja 14 JAM DALAM SEHARI, berdiri di dekat stasiun MRT & halte bus untuk menawarkan asuransi, bahkan ia bekerja sampe tengah malam dan baru pulang jam 2 dini hari, belum lagi
pendapatan yang tidak pasti membuatnya terpaksa kembali berhemat untuk mengatur kebutuhan sehari-hari.
Sampai akhirnya ia sukses sebagai Financial Consultant yang menjual produk-produk keuangan dan perbankan seperti asuransi,kartu kredit.deposito,tabungan,dll. Dalam enam bulan pertama karirnya di Prudential, Merry berhasil melunasi utangnya sebesar 40 ribu dolar Singapura. Hingga tahun 2003, Merry dianugrahi Penghargaan Penasihat Baru Teratas yang diidam-idamkan banyak orang yang menekuni profesi penasihat keuangan. Di tahun 2004, prestasi Merry yang cemerlang membuatnya dipromosikan sebagai manajer. Merry lalu memulai bisnisnya sendiri setelah diangkat menjadi manajer. Ia mendirikan MRO (Merry Riana Organization). Bersama timnya di MRO, Merry memiliki program pemberdayaan perempuan dan anak-anak muda. Anggota timnya di lembaga ini bahkan tergolong muda, berusia 20-30 tahun. ”Saya ingin menampung orang muda yang punya ambisi dan semangat seperti saya,” katanya.
Keinginannya untuk berbagi ini tak hanya dilakukan di Singapura. Pada ulang tahunnya ke-30, Merry membuat resolusi baru, yaitu memberi dampak positif pada satu juta orang di Asia, terutama di tanah kelahirannya, Indonesia. Tahun 2005, Merry menerima penghargaan sebagai penghargaan Top Agency of the Year dan penghargaan Top Rookie Agency. Hingga kini Merry telah memotivasi dan melatih ribuan profesional dan eksekutif dalam bidang penjualan, motivasi dan pemasaran. Dalam perusahaannya, Merry menaungi 40 penasihat keuangan, yang uniknya memiliki usia yang masih belia (antara 21- 30 tahun).
Media-mediapun berbondong-bondong memberitakan kisah suksesnya dan dengan segera Merry Riana dikenal sebagai seorang entrepreneur wanita yang sukses dan menjadi Motivator untuk membagikan ilmu dan kiat-kiat suksesnya agar setiap orang menjadi pribadi-pribadi yang sukses.Kini,Merry Riana mempunyai mimpi untuk memberikan dampak positif bagi 1 juta orang di Asia,terutama di Indonesia. Salah satunya dengan meluncurkan buku "Mimpi Sejuta Dolar" yang sangat inspiratif dan akan diangkat ke layar lebar.
Merry menyatakan bahwa motivasinya tidak hanya berasal dari keinginan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik pada kedua orangtuanya tetapi juga dari ambisinya untuk membantu generasi muda lainnya untuk melakukan hal serupa. Ia berharap para pemuda mampu memberikan kehidupan yang lebih baik, tak hanya bagi diri mereka sendiri tetapi juga orang tua mereka dan anggota keluarga mereka yang lain.
Buku " Mimpi Sejuta Dolar " sendiri sudah menjadi National Bestseller hanya dalam waktu 1 bulan setelah peluncurannya. Buku ini menarik perhatian publik Singapura dan Asia Tenggara karena menuliskan tentang prestasi Merry Riana menghasilkan S$ 1.000.000 pada usia 26 tahun yang Awalnya, Merry Riana adalah mahasiswi Nanyang Technological University yang berhutang sebanyak S$ 40.000. Profil kesuksesan Merry Riana mulai dikenal setelah muncul di artikel The Strait Times pada tanggal 26 Januari 2007 yang berjudul "She's made her first million at just age 26" ("Ia mencapai satu juta dolar pertamanya di usia 26 tahun"). Merry Riana aktif sebagai pembicara di berbagai seminar, perusahaan, sekolah dan media massa di Singapura dan beberapa negara di Asia Tenggara. Ia dikenal giat dalam memanfaatkan jejaring sosial Twitter melalui akun twitternya di @MerryRiana
Kata-kata Motivasi dari Merry Riana
Berpikir positif adalah pekerjaan yang mudah, yang Anda perlukan hanyalah ‘jangan berpikir negatif’.
Hidup ini seperti mengendarai sepeda. Kita akan melaju terus, selama kita masih mengayuh pedalnya.
Berubahlah sebelum perubahan itu yang akan memaksa Anda.
Hidup mungkin penuh dengan masalah. Tapi selama kamu memberikan yang terbaik & terus berdoa, segalanya akan indah pada waktunya.
Berikan senyuman termanismu walau saat terpedih di hatimu, setidaknya kamu masih bisa membahagiakan orang-orang di sekitarmu.
Lakukan kebaikan dan kebaikan-Nya pun akan semakin terasa.
Jangan hanya puas jadi penonton dan komentator. Jadilah sutradara dan pemain.
KESEMPATAN sudah menunggu lama di depan kita. Cepat bergerak, sebelum orang lain datang menjemputnya.
Kenikmatan & penderitaan hanya sementara. Jangan terhanyut oleh kenikmatan sementara jangan menyerah karena penderitaan sementara.
Jika kita menunggu sampai semua keadaan sudah sempurna baru kita mengambil tindakan, mungkin kesempatannya sudah hilang.
Jika kita bersalah pada orang lain akui kesalahan dan minta maaf. Jika orang lain bersalah pada kita: dengar dan maafkan.
Jangan meremehkan hal-hal kecil. Hal-hal besar hanya bisa tercapai dengan mencapai hal-hal kecil itu terlebih dahulu.
Referensi
- http://female.kompas.com/read/2011/07/19/19203831/Merry.Riana.Jadi.Miliarder.di.Usia.Muda#
- http://forumukm.com/showthread.php?tid=453
- http://id.wikipedia.org/wiki/Merry_Riana
- http://ginacrispy.blogspot.com/2012/08/merry-riana-kata-kata-motivasi.html
- http://ciputraentrepreneurship.com/entrepreneur/nasional/wanita/6079-merry-riana-muda-dan-fenomenal.htm
Merry mulai belajar di bangku kuliah di jurusan Electrical and Electronics Engineering (EEE) di Nanyang Technological University (NTU) pada tahun 1998. Merry mengaku jurusan ini menjadi jurusan paling masuk akal baginya saat itu. Merry bercita-cita menjadi seorang insinyur. Cita-citanya tersebut mungkin karena ingin membantu sang ayah dalam menjalankan bisnis. Tanpa persiapan yang memadai untuk kuliah di luar negeri, Merry sempat gagal dalam tes bahasa Inggris di Nanyang Technological University. Tanpa persiapan bekal dana yang memadai pula, Merry meminjam dana dari Pemerintah Singapura. Ia meminjam dana beasiswa dari Bank Pemerintah Singapura sebesar $40.000 dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja.
Dana tersebut sangatlah minim, karena setelah dihitung-hitung ia hanya mangantungi $10 selama seminggu.Untuk berhemat, Merry menyiasatinya dengan hanya makan mie instant di pagi hari,makan siang dengan 2 lembar roti tanpa selai, ikut seminar dan perkumpulan di malam hari demi makan gratis, bahkan untuk minumpun ia mengambil dari air keran/tap water di kampusnya. Hal itu berangsur hampir setiap hari di tahun pertamanya kuliah. Kehidupan yang sangat memprihatinkan tersebut mendorongnya untuk mencari penghasilan diluar. Dari mulai membagikan pamflet/brosur di jalan,menjadi penjaga toko bunga,dan menjadi pelayan Banquet di hotel.
Ketika menyadari hidupnya tak berubah meski sudah memasuki tahun kedua kuliah, Merry mulai membangun mimpi.
”Saya membuat resolusi ketika ulang tahun ke-20. Saya harus punya kebebasan finansial sebelum usia 30. Dengan kata lain, harus jadi orang sukses. The lowest point in my life membuat saya ingin mewujudkan mimpi tersebut,” ujar Merry.
Karena tak punya latar belakang pendidikan dan pengalaman bisnis, Merry mengumpulkan informasi dengan mengikuti berbagai seminar dan melibatkan diri dalam organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan dunia bisnis.
Tanpa pengalaman dan pengetahuan bisnis yang memadai, Merry terjun ke dalam dunia bisnis. Itu ia lakukan karena ia mengetahui bahwa memiliki pekerjaan biasa tidak cukup untuk memenuhi impiannya untuk sukses di usia 30 tahun. Ia mencoba berbagai peluang bisnis. Diapun mencoba peruntungan dengan bisnis pembuatan skripsi,bisnis MLM,mencoba bermain saham,yg semuanya berakhir dengan kegagalan. Merry juga mencoba praktik dengan terjun ke multi level marketing meski akhirnya rugi 200 dollar. Merry bahkan pernah kehilangan 10.000 dollar ketika memutar uangnya di bisnis saham. Mentalnya sempat jatuh meski dalam kondisi tersebut masih bisa menyelesaikan kuliah Sayang, Merry kehilangan semua investasinya dan terpuruk. Meski begitu, Merry kembali bangkit dan berusaha keras untuk menjadi entrepreneur. Merry mulai berusaha dari awal dengan belajar secara sungguh-sungguh tentang seluk beluk pasar. Setelah merasa siap, ia pun memutuskan untuk menekuni industri perencanaan keuangan. Merry berpikir itulah hal yang akan membuatnya mampu mewujudkan impiannya dalam waktu yang relatif singkat.
Tamat kuliah, barulah Merry mempersiapkan diri dengan matang. Belajar dari pengalaman para pengusaha sukses, dia memulai dari sektor penjualan di bidang jasa keuangan. Saat Merry memulai karier sebagai seorang penasihat keuangan, ia harus bergulat dengan sejumlah tantangan dan hambatan. Orang tuanya, dosen serta teman-temannya kurang setuju dengan keputusan Merry tersebut. Merry saat itu belum memiliki kemampuan berbahasa Mandarin padahal lebih dari separuh penduduk Singapura ialah etnis China. Sebagai seorang pendatang asing di sana, pengalaman dan relasi Merry sangat terbatas. Namun, satu alasan yang membuat Merry pantang menyerah ialah usianya yang masih muda dan masih lajang sehingga ia merasa lebih bebas dan lebih berani mengambil risiko. Tanpa merasa terlalu terbebani dengan kemungkinan gagal atau keharusan untuk berhasil, Merry lebih memilih untuk memfokuskan diri pada pengalaman dan pelajaran yang ia bisa dapatkan selama fase-fase awal kariernya. Tapi Merry sudah membulatkan tekad. Ia bekerja 14 JAM DALAM SEHARI, berdiri di dekat stasiun MRT & halte bus untuk menawarkan asuransi, bahkan ia bekerja sampe tengah malam dan baru pulang jam 2 dini hari, belum lagi
pendapatan yang tidak pasti membuatnya terpaksa kembali berhemat untuk mengatur kebutuhan sehari-hari.
Sampai akhirnya ia sukses sebagai Financial Consultant yang menjual produk-produk keuangan dan perbankan seperti asuransi,kartu kredit.deposito,tabungan,dll. Dalam enam bulan pertama karirnya di Prudential, Merry berhasil melunasi utangnya sebesar 40 ribu dolar Singapura. Hingga tahun 2003, Merry dianugrahi Penghargaan Penasihat Baru Teratas yang diidam-idamkan banyak orang yang menekuni profesi penasihat keuangan. Di tahun 2004, prestasi Merry yang cemerlang membuatnya dipromosikan sebagai manajer. Merry lalu memulai bisnisnya sendiri setelah diangkat menjadi manajer. Ia mendirikan MRO (Merry Riana Organization). Bersama timnya di MRO, Merry memiliki program pemberdayaan perempuan dan anak-anak muda. Anggota timnya di lembaga ini bahkan tergolong muda, berusia 20-30 tahun. ”Saya ingin menampung orang muda yang punya ambisi dan semangat seperti saya,” katanya.
Keinginannya untuk berbagi ini tak hanya dilakukan di Singapura. Pada ulang tahunnya ke-30, Merry membuat resolusi baru, yaitu memberi dampak positif pada satu juta orang di Asia, terutama di tanah kelahirannya, Indonesia. Tahun 2005, Merry menerima penghargaan sebagai penghargaan Top Agency of the Year dan penghargaan Top Rookie Agency. Hingga kini Merry telah memotivasi dan melatih ribuan profesional dan eksekutif dalam bidang penjualan, motivasi dan pemasaran. Dalam perusahaannya, Merry menaungi 40 penasihat keuangan, yang uniknya memiliki usia yang masih belia (antara 21- 30 tahun).
Media-mediapun berbondong-bondong memberitakan kisah suksesnya dan dengan segera Merry Riana dikenal sebagai seorang entrepreneur wanita yang sukses dan menjadi Motivator untuk membagikan ilmu dan kiat-kiat suksesnya agar setiap orang menjadi pribadi-pribadi yang sukses.Kini,Merry Riana mempunyai mimpi untuk memberikan dampak positif bagi 1 juta orang di Asia,terutama di Indonesia. Salah satunya dengan meluncurkan buku "Mimpi Sejuta Dolar" yang sangat inspiratif dan akan diangkat ke layar lebar.
Merry menyatakan bahwa motivasinya tidak hanya berasal dari keinginan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik pada kedua orangtuanya tetapi juga dari ambisinya untuk membantu generasi muda lainnya untuk melakukan hal serupa. Ia berharap para pemuda mampu memberikan kehidupan yang lebih baik, tak hanya bagi diri mereka sendiri tetapi juga orang tua mereka dan anggota keluarga mereka yang lain.
Buku " Mimpi Sejuta Dolar " sendiri sudah menjadi National Bestseller hanya dalam waktu 1 bulan setelah peluncurannya. Buku ini menarik perhatian publik Singapura dan Asia Tenggara karena menuliskan tentang prestasi Merry Riana menghasilkan S$ 1.000.000 pada usia 26 tahun yang Awalnya, Merry Riana adalah mahasiswi Nanyang Technological University yang berhutang sebanyak S$ 40.000. Profil kesuksesan Merry Riana mulai dikenal setelah muncul di artikel The Strait Times pada tanggal 26 Januari 2007 yang berjudul "She's made her first million at just age 26" ("Ia mencapai satu juta dolar pertamanya di usia 26 tahun"). Merry Riana aktif sebagai pembicara di berbagai seminar, perusahaan, sekolah dan media massa di Singapura dan beberapa negara di Asia Tenggara. Ia dikenal giat dalam memanfaatkan jejaring sosial Twitter melalui akun twitternya di @MerryRiana
Kata-kata Motivasi dari Merry Riana
Berpikir positif adalah pekerjaan yang mudah, yang Anda perlukan hanyalah ‘jangan berpikir negatif’.
Hidup ini seperti mengendarai sepeda. Kita akan melaju terus, selama kita masih mengayuh pedalnya.
Berubahlah sebelum perubahan itu yang akan memaksa Anda.
Hidup mungkin penuh dengan masalah. Tapi selama kamu memberikan yang terbaik & terus berdoa, segalanya akan indah pada waktunya.
Berikan senyuman termanismu walau saat terpedih di hatimu, setidaknya kamu masih bisa membahagiakan orang-orang di sekitarmu.
Lakukan kebaikan dan kebaikan-Nya pun akan semakin terasa.
Jangan hanya puas jadi penonton dan komentator. Jadilah sutradara dan pemain.
KESEMPATAN sudah menunggu lama di depan kita. Cepat bergerak, sebelum orang lain datang menjemputnya.
Kenikmatan & penderitaan hanya sementara. Jangan terhanyut oleh kenikmatan sementara jangan menyerah karena penderitaan sementara.
Jika kita menunggu sampai semua keadaan sudah sempurna baru kita mengambil tindakan, mungkin kesempatannya sudah hilang.
Jika kita bersalah pada orang lain akui kesalahan dan minta maaf. Jika orang lain bersalah pada kita: dengar dan maafkan.
Jangan meremehkan hal-hal kecil. Hal-hal besar hanya bisa tercapai dengan mencapai hal-hal kecil itu terlebih dahulu.
Referensi
- http://female.kompas.com/read/2011/07/19/19203831/Merry.Riana.Jadi.Miliarder.di.Usia.Muda#
- http://forumukm.com/showthread.php?tid=453
- http://id.wikipedia.org/wiki/Merry_Riana
- http://ginacrispy.blogspot.com/2012/08/merry-riana-kata-kata-motivasi.html
- http://ciputraentrepreneurship.com/entrepreneur/nasional/wanita/6079-merry-riana-muda-dan-fenomenal.htm
Langganan:
Postingan (Atom)
